“Buat aku rindu itu sederhana, melamun kemudian ku menulis tentangmu lewat
hujan di senja ini, indah dan menenangkan jiwa”
_Heri Satriawan
_Heri Satriawan
“Kudefinisikan hujan yang lebat itu, seperti rinduku saat ini. Rindu
yang datang tanpa mengenal proses dan pergi tak tinggalkan kesudahan...
_Heri Satriawan
_Heri Satriawan
“Merindukanmu dan selalu mendoakanmu dari
kejauhan, itulah cara sederhanaku mencintaimu. Meskipun kita terpisah oleh
jarak dan waktu, aku akan tetap menunggumu” _Heri Satriawan
”Aku merindukanmu untuk semua apa adanya kamu
sekarang, untuk semua apa adanya kamu kemarin, dan untuk semua apa adanya kamu
akan datang” __Heri Satriawan
“Kamu
gak perlu disampingku untuk merasakanmu ada, aku gak perlu berkomunikasi untuk
mendengarmu, cukup aku menutup mata, dan aku merasakan dirimu memanggilku dalam
kerinduan...”
_Heri Satriawan
_Heri Satriawan
Seperti Hujan, Rindu adalah gerimis yang melebat tiba-tiba
Mengalirkanmu ke dalam anganku. Selalu, dan tiba-tiba
_Heri Satriawan
Merindukanmu
itu menyenangkan, seperti pikiranku yang menari-nari dalam imajinasi, menemani
penaku berjalan pada kertas kosong yang membentuk senyuman dalam tiap baitnya.
_Heri Satriawan
_Heri Satriawan
“Cinta adalah dua suku kata yang mahal untuk dituturkan, dan jika
telah tiba waktunya nanti, cinta itulah yang akan membentuk kebahagiaan
sejati...” _Heri
Satriawan
“Telah banyak kosa kata yang kurangkaikan
dalam sajak-sajak yang indah untuk membahasakan rinduku kepadamu, namun tetap
saja rindu itu semakin lebat...” _ Heri Satriawan
“Embun tak perlu warna untuk bikin daun
merindukannya tanpa henti, sama kayak aku, aku gak punya alasan untuk gak
merindukanmu setiap detik" _Heri Satriawan
“Ada banyak bidadari dikota ini yang menyita pandanganku, namun tetap saja
aku seperti puisi yang kesepian”
_Heri Satriawan
“Tak banyak yang dibahasakan hujan dengan rintikannya, hanya satu kerinduan
yang terus kupuisikan”
_Heri Satriawan
“Aku merindukanmu lewat lamunan, lewat diamku, lalu ku notasikannya lewat
tulisan yang ku sebut sajak...”
_Heri Satriawan
“Menemuimu lewat dunia yang kusebut maya, mendengarmu lewat udara yang
berhembus, dan mengingatmu lewat do’a yang penuh khusu’...itulah rindu” _Heri Satriawan
“Hari ini tetap seperti ini,
kemaren kota ini juga seperti ini, ku merasakan kesendirian jauh darimu, tak
banyak yang berubah seperti rinduku yang tak bertepi meski banyak bidadari lain
menyekap mataku disini”
_Heri Satriawan
“Saat kata-kata tak mampu bahasakan yang ada dibenakku, hanya dengan
mendengarmu ku memahami betapa kita sama, sama-sama punya rindu...”
_Heri Satriawan
Dalam Buku : 50 days (mengagumimu lewat tulisan)
Dalam Buku : 50 days (mengagumimu lewat tulisan)
No comments:
Post a Comment